Jumat, 27 Februari 2009

beRita, LapoRan, wawancaRa, featuRes n maJaLah udaRa

  • Berita atau News :

    • What is the different ( sesuatu yang berbeda )

    • SomeThing Unusuall ( sesuatu yang tidak biasa )

    • Menurut V. Charn Ley, News is a timely report of the fact or opinion which is important or interesting or both foa a considerable number of people or the audience and published to mass media. ( Laporan tercepat tentang fakta atau pendapat yang penting atau menarik bahkan keduanya untuk sebagian besar orang dan dipublikasikan di media massa )


Berita berdasarkan tingkat Urgensinya :

  • Hard News

    • Berita yang isinya sangat – sangat penting, maka dari itu secepatnya harus disebarluaskan kepada khalayak. Media massa yang paling actual dalam menyiarkan berita adalah televise dan radio ( Live ). Internet bisa tetapi harus memakai Hot Spot. Jika Koran, berita yang terjadi hari ini, dimuat pada keesokan harinya.

  • Soft News

  • Isi beritanya sama saja, tidak terlalu mengejutkan. Biasanya dimuat di halaman ke dua.

  • Information News

    • Berita yang sifatnya pemberitahuan. Contoh : Jubir Presiden tentang suatu kebijaksanaan baru.


Berita berdasarkan cara pengolahannya :

  • Linier News

Berita yang diolah, diambil dari satu sisi, tidak banyak sisi. Lalu pada waktu tertentu dikembangkan menjadi suatu berita baru.

  • Straight News

Pertimbangannya terletak pada isi berita. Beritanya langsung pada paling inti atau pokok persoalan atau informasinya. Di media elektronik, televise dan radio, biasanya berdurasi sekitar 60 menit. Sedangkan di media cetak, surat kabar ditulis 1 kolom.

  • Indepth News ( Berita Mendalam )

Berita yang diolah secara mendalam. Tekhnik penulisan berita menggunakan 5W + 1H. Apabila dimuat dalam naskah berita, mengunakan tanda kutip. Sedangkan pada media Televisi, ada suara si narasumbernya. Berita mendalam tidak terletak di Hard News, karena bukan termasuk berita singkat.

Contoh : Tabrakan bus dan kereta api

  • Apa Yang terjadi ?

  • Kapan Terjadi ?

  • Kenapa Terjadi ?

  • Dimana Terjadi ?

  • Siapa ? dan

  • Bagaimana peristiwa itu terjadi ?


Nilai – Nilai Berita :

Nilai Berita adalah ukuran atau criteria suatu informasi yang pantas atau tidak pantas disebarluaskan ke media massa.

Macam – macam Nilai Berita :

  • Penting ( Important ), dari segi apanya :

    • Peristiwanya yang penting. Misalnya Hari ultah TNI ke – 63 yang jatuh pada tanggal 05 Oktober, tetapi dirayakan tanggal 12 Oktober 2008

    • Orangnya yang penting. Mungkin karma jabatannya ataupun karena keahliannya yang ia miliki.

  • Menarik ( Interest ) :

    • Misalnya, Bintang film, yang dilatarbelakangi oleh wajah maupun rupanya.

    • Peristiwanya yang menarik. Misalnya Pernikahan. Pernikahan merupakan berita penting, sedangkan menariknya, misalnya menikah di dalam air.

  • Aktual ( baru saja terjadi )

Misal perayaan 17 Agustus 1945 yang setiap tahunnya, selalu diperingati. Media yang paling actual dalam menyiarkan informasi adalah media televise dan radio ( Live Broadcast ). Di media radio maupun televise, berita yang paling actual dikenal dengan Stop Press. Misalnya, Soeharto yang mengundurkan diri pada tahun 1998. sedangkan pada media cetak yang paling actual adalah surat kabar Surabaya Post yang edarnya pada sore hari, yang membahas peristiwa pagi ini sampai siang hari. Sedangkan untuk koran yang edarnya setiap pagi, merupakan berita yang dimuat sehari sebelumnya.

  • Tidak Biasa ( Unusuall )

Misalnya kasus Lumpur Lapindo

  • Kedekatan ( Poximity )

Secara Emosional :

Jarak, misalnya, penting mana kecelakaan di suatu tempat atau di depan kampus Ubhara?

  • Humor ( Sesuatu yang lucu )

  • Ketegangan

Misalnya konflik antar suku, agama dll

  • Kemajuan

Biasanya tentang perkembangan teknologi, misalnya peresmian sebuah jembatan baru.

  • Human Interest

Misalnya bayi yang menderita suatu penyakit. Berita ini bertujuan, apabila ada orang yang berbaik hati ketika membaca atau melihatnya untuk menolong berita tersebut.

  • Berkaitan dengan unsur Sex

Misalnya perselingkuhan, perceraian, cabul, dll

B. Laporan :

Laporan, ada tiga jenis, yaitu :

  • Laporan Investigasi / Investigasi Report

Laporan yang diperoleh dari hasil penyelidikan. Biasanya menggali informasi di bawah permukaan yang tidak ditemukan di media manapun. Laporan ini membantu untuk memberikan informasi terkini. Misalnya Ijasah instant atau palsu.

  • Laporan Interpretatip

Laporan yang diangkat dari penafsiran dan biasanya di lakukan oleh Jurnalis senior. Dalam berita, tidak boleh dicampurkan antara opini dan fakta. Misalnya : Objek wisata yang dulu ramai, mengapa sekarang sepi? Dilatarbelakngi oleh apa? Dan kenapa sampai begitu ?

  • Laporan Komprehensif

Laporan yang tidak Linier. Semua aspek diangkat dan dianalisis secara benar. Laporan yang tidak linier artinya laporan ini terdiri dari banyak aspek.


C. Wawancara :

Adalah Proses kegiatan mendapatkan dan menyajikan informasi hasil Tanya jawab dengan orang yang diwawancarai atau narasumber.

Interview adalah pertemuan antara dua orang yang mendiskusikan masalah – masalah penting.


Jenis – Jenis wawancara, berdasarkan tempatnya :

  • Wawancara Studio :

Wawancara yang dilakukan di dalam studio yang hanya bisa dilakukan oleh media televise dan radio dengan mendatangkan narasumber. Bedanya, kalo Radio, wawancara menggunakan EarPhone, sedangkan di media televise tidak menggunakan EarPhone.

  • Wawancara Lapangan / On The Spot Interview:

Seorang wartawan media cetak, berupa surat kabar, dalam melaksanakan tugasnya harus membawa tape recorder / notes ( catetan kecil ). Misalnya ingin mengetahui bagaimana pendapat masyarakat tentang BBM, di suatu daerah tertentu.

Sedangkan, media elektronik, berupa media televise, harus membawa karamen dan reporter.

  • Wawancara Pribadi / Personality Interview :

iasanya, wawancara Pribadi dilakukan di tempat dimana narasumbernya erada, dan biasanya terkait dengan pribadi seseorang atau saksi mata suatu konflik. Misalnya para mantan pejuang kemerdekaan RI. Wawancara Pribadi, biasanya wartawan yang mendatangi si narasumbernya.

Dalam melaksanakan tugas, wartawan harus mempunyai etika. Apabila seorang narasumber meminta Off The Record bearti ia tidak mau kesaksiannya di publikasikan, dan wartawan harus menuruti. Jika melanggar, wartawan itu akan dituntut.


Jenis – jenis Wawancara, menurut tingkat Urgensi atau kepentingannya :

  • Wawancara Ekslusif

Wawancaranya, terkait dengan satu kasus saja. Kasusnya sangat penting dan baru saja terjadi. Misal SBY menaikan harga BBM

  • Wawancara Prediction / perkiraan / Interview Predictive

Wawancara yang terkait dengan kebijakan pemerintah, apa yang kira – kira terjadi. Missal Pemilu di Jawa Timur yang akan berlangsung sebentar lagi, maka dilakukan wawancara dengan topic “ Siapakah yang akan memenangkan Pemilu Jawa Timur 2008 ?”


Tahapan – Tahapan sebelum melakukan wawancara :

  • Menentukan tema atau topic

  • Menyusun pertanyaan

  • Menghubungi narasumber yang cocok dengan tema yang akan dibicarakan.

D. Features :


Adalah suatu tulisan yang disebarluaskan oleh media massa yang membahas masalah atau suatu kasus yang khas, supaya mendalam, dibahas dari beberapa aspek yang masih bersangkutan. Misalnya kasus Perceraian, Faktor apasaja yang bisa membuwat bercerai. Misalnya aspek agama, aspek ekonomi, aspek biologis, aspek budaya dan lain sebagainya.

Lead tidak harus berada dalam penulisan Features. Lead sendiri adalah bagian informasi yang terpenting dari sebuah berita yang pada umumnya ditempatkan pada bagian pertama dalam sebuah naskah berita.

Perbedaan antara Human Interest dan Features :

  • Human Interest merupakan suatu tulisan yang menyentuh perasaan atau hati nurani manusia. Human Interest lebih ditekankan bagaimana yang membuwat manusia yang membaca tersentuh.

  • Features merupakan suatu tulisan yang tidak menyentuh perasaan. Topic yang dibahas cenderung lebih luas.


E. Majalah Udara :


Adalah sebuah tulisan yang terdiri dari berbagai hal yang berbeda – beda, tetapi disatukan dalam sebuah acara dengan berbagai macam tema atau topic.

Tidak ada komentar:

Rara KaLendeR

TransLator

Kamus Indonesia-Korea

Korean Keyboard

Kamus Korea-Indonesia