cari

Jumat, 27 Februari 2009

PeRkemBangan teknoLogi menawaRkan beRbaGai kemuDaHan

Saat ini kebutuhan akan teknologi, baik itu teknologi informasi maupun telekomunikasi sangat tinggi dari mulai golongan menengah kebawah dan golongan menengah ke atas. Semua individu sangat membutuhkan teknologi untuk mempercepat perkembangan atau meningkatkan pembangunan baik pembangunan individu maupun kelompok.Perkembangan teknologi yang saat ini sangat cepat adalah teknologi telekomunikasi, yang menghadirkan beragam pilihan bentuk teknologi dan kecanggihannya.

Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik.

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang re levan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, system jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya, Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology).

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga

memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau "Global village”. Sehingga sering kita dengar istilah "jarak sudah mati" atau "distance is dead" makin lama makin nyata kebenarannya.

Peran Teknologi Informasi :


Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain:

Bidang pendidikan (e-education)



Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek "Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang "Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)" yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan. Pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. pendidikan mendatang akan lebih ditentukan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.

Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list,discussion group, newsgroup, dan bulletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online.

Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut:

(1) Pusat kegiatan siswa;

sebagai suatu community web based distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya.

(2) Interaksi dalam grup;

Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.

(3) Sistem administrasi mahasiswa;

dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya.

(4) Pendalaman materi dan ujian;

Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan dunia. Melalui GDLN ini maka World Bank dapat memberikan e-learning kepada mahasiswa 5 kali lebih banyak (dari 30 menjadi 150 mahasiswa) dengan biaya 31% lebih murah.

Dalam era global, penawaran beasiswa muncul di internet. Bagi sebagian besar mahasiswa di dunia, uang kuliah untuk memperoleh pendidikan yang terbaik umumnya masih dirasakan mahal. Amat disayangkan apabila ada mahasiswa yang pandai di kelasnya tidak dapat meneruskan sekolah hanya karena tidak mampu membayar uang kuliah. Informasi beasiswa merupakan kunci keberhasilan dapat menolong mahasiswa yang berpotensi tersebut.


Dalam Bidang Pemerintahan (egovernment)



E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Internet bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya egovernment adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).

Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:

(1) Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat.

Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.

(2) Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum.

Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga

dan kekesalan dari semua pihak.

(3) Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.

Dengan adanya sebuah sistem yang akan memadukan subsistem yang tersebar di seluruh daerah dan departemen.

Bidang Keuangan dan Perbankan



Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern. Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sector perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia yang unik dan luas.

Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan. Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia akan sangat membantu pengembangan industri di sector keuangan ini, seperti perluasan cakupan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi antara sesama perusahaan asuransi, broker, industri perbankan, serta lembaga pembiayaan lainnya.

Institusi perbankan dan keuangan telah dipengaruhi dengan kuat oleh pengembangan produk dalam teknologi informasi, bahkan mereka tidak dapat beroperasi lagi tanpa adanya teknologi informasi tersebut. Sektor ini memerlukan pengembangan produk dalam teknologi informasi untuk memberikan jasa jasa

mereka kepada pelanggan mereka.



ModeL aliRan 2 taHap daLam pRoses KomuniKasi

Model Komunikasi aliran dua tahap diperkenalkan pertama kali oleh Paul Lazarfeld, Bernard Berelson dan H. Gudet. Model dua tahap didasari bahwa bukti bahwa efek sebuah media massa itu terbatas, bahwa Khalayak menerima terpaan tidak langsung tanpa melalui perantara. Perantara disini berupa pemimpin opini yang berfungsi sebagai penerusan pesan – pesan dari media massa yang sudah diinterpretasikan oleh para pemimpin opini sebelum disampaikan oleh khalayak. Model aliran dua tahap lebih cocok digunakan di lingkungan pedesaan dengan tingkat yang belum begitu baik, dan kurang cocok digunakan di lingkungan perkotaan karma khalayak di kota lebih percaya pada media massa daripada pemimpin opini. Inti dari model komunikasi aliran dua tahap ada dua proses. Pertama dari komunikator kepada pemimpin opini, tahap ke dua dari pemimpin opini kepada khalayak.

Model aliran dua tahap sebagai suatu studi tentang bagaimana memilih berorientasi pada efek. Model aliran dua tahap berpendapat, efektivitas komunikasi massa terjadi setelah tahap pertama yang melalui opinion leader. Tanpa opinion leader, komunikasi massa terbatas sekali efektivitasnya terhadap masa audience.

Tahap atau langkah terjadinya model komunikasi aliran dua tahap adalah sebagai berikut :

  • Seseorang yang memperoleh suatu ide atau gagasan baru dari media massa akan terjalin dalam suatu interaksi dengan orang lain.

  • Adanya peranan aktif dari pemuka – pemuka pendapat dengan cara berkomunikasi tatap muka khusunya bagi masyarakat desa ataupun masyarakat yang sedang membangun maupun masyarakat pasif.

  • Keaktifan para pemuka pendapat ini dimaksudkan untuk memulai kegiatan utama dimulainya aliran komunikasi. Hal ini seakan – akan membuktikan bahwa masyarakat pasif sangat bergantung pada opinion leader untuk menerima suatu pesan.


Kemiskinan

Kemiskinan merupakan masalah global, sering dihubungkan – hubungkan dengan kebutuhan, kesulitan dan kekurangan di berbagai keadaan hidup. Istilah “ Negara berkembang “ biasanya digunakan untuk merujuk kepada negara – negara yang miskin. Kemiskinan terus menjadi masalah fenomenal sepanjang sejarah Indonesia yang disebut sebagai nation state ( sejarah sebuah negara yang salah memandang dan mengurus kemiskinan ).

Kemiskinan juga dipandang sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang, laki – laki dan perempuan yang tidak mampu memenuhi hak – hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupannya yang normal. Seperti terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, lingkungan hidup dan lain sebagainya.

Kemiskinan merupakan persoalan yang maha kompleks dan kronis. Cara penanggulangan kemiskinan pun seharusnya membutuhkan analisis yang tepat, dan berkelanjutan. Dari dimensi pendidikan misalnya, pendidikan yang rendah dipandang sebagai penyebab dari kemiskinan. Dari dimensi kesehatan, rendahnya mutu kesehatan masyrakat menyebabkan terjadinya kemiskinan. Dari dimensi ekonomi, kepemilikan alat – alat produktif yang terbatas, penguasaan tekhnologi dan kurangnya keterampilan, dilihat sebagai alasan mendasar mengapa terjadinya kemiskinan.

Dari penjelasan di atas, maka kemiskinan dapat dipahami dalam berbagai cara, misalnya :

  • Gambaran kekurangan materi, yang mencakup kebutuhan pangan sehari – hari, sandang, perumahan, pelayanan kesehatan dan lain sebagainya.

  • Gambaran tentang kebutuhan social. Hal ini termasuk pendidikan dan terbatasnya mengakses suatu informasi.

  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “ memadai “ disini sangat berbeda – beda di tiap negara di seluruh dunia.

Upaya penanggulangan kemiskinan, dapat dilakukan dengan cara menyediakan

Penyediaan kebutuhan dasar, seperti pangan, pelayanan kesehatan dan pendidikan, perluasan kesempatan kerja, pembangunan sarana dan prasarana. Sayangnya tidak adanya tatanan pemerintahan yang demokratis yang menyebabkan rendahnya inisiatif masyarakat untuk menanggulangi kemiskinan dengan cara mereka sendiri.

Dari penjelasan diatas, maka indicator utama kemiskinan dilator belakangi oleh beberapa factor diantaranya :

  • Terbatasnya kecukupan dan mutu pangan, sandang dan perumahan yang tidak layak

  • Terbatasnya akses dan rendahnya mutu layanan kesehatan yang disebabkan oleh kesulitan layanan kesehatan dasar, rendahnya mutu layanan kesehatan, rendahnya pemahaman terhadap perilaku hidup sehat, dan lain sebagainya.

  • Terbatasnya akses dan rendahnya mutu layanan pendidikan yang disebabkan oleh kesenjangan biaya pendidikan, fasilitas pendidikan yang terbatas, biaya pendidikan yang mahal, kesempatan memperoleh pendidikan yang terbatas dan lain sebagainya.

  • Terbatasnya akses layanan perumahan. Masyarakat miskin yang tinggal di kawasan nelayan, pinggiran hutan, dan pertanian lahan kering sering kesulitan memperoleh perumahan dan lingkungan permukiman yang sehat dan layak. Dalam satu rumah seringkali dijumpai lebih dari satu keluarga dengan fasilitas rumah yang kurang memadai.

  • Terbatasnya akses terhadap air bersih.

  • Besarnya beban kependudukan yang disebabkan oleh besarnya tanggungan keluarga dan adanya tekanan hidup yang besar pula.

  • Dan lain sebagainya.

Konsep tentang kemiskinan sangat beragam, mulai dari sekedar ketakmampuan memenuhi kebutuhan konsumsi dasar dan memperbaiki keadaan, kurangnya kesempatan berusaha. Misalnya, ada pendapat yang mengatakan bahwa kemiskinan terkait dengan sikap, budaya hidup, dan lingkungan dalam suatu masyarakat atau yang mengatakan bahwa kemiskinan merupakan ketakberdayaan sekelompok masyarakat terhadap system yang diterapkan oleh suatu pemerintahan sehingga mereka berada pada posisi yang sangat lemah. Tetapi pada umumnya, ketika orang berbicara tentang kemiskinan, yang dimaksud adalah kemiskinan material. Dengan pengertian ini, maka seseorang masuk dalam kategori miskin apabila tidak mampu memenuhi standart minimum kebutuhan pokok untuk dapat hidup secara layak. Memang definisi ini sangat bermanfaat untuk mempermudah membuat indicator orang miskin, tetapi definisi ini sangat kurang memadai karena dapat menjerumuskan ke kesimpulan yang salah bahwa menanggulangi kemiskinan cukup hanya dengan menyediakan bahan makanan yang memadai.


MenganaLisis unsuR instRinsik novEl laRung kaRya aYu uTami


Membicarakan novel Larung karya Ayu Utami adalah membicarakan moral. Ke empat tokoh perempuan yang dikarang oleh Ayu Utami adalah perempuan – perempuan yang tidak mengakui adanya lembaga perkawinan. Selain membicarakan moral, novel ini juga membicarakan seksualitas. Perilaku seksualitas yang di ceritakan oleh Ayu Utami hampir sebagian besar di tentang oleh masyarakat Indonesia karena seharusnya perilaku seksualitas dikatakan dapat dilakukan apabila sudah menikah dan mempunyai surat – surat nikah yang sah, tapi Ayu Utami justru malah sebaliknya.

Tokoh perempuan yang di deskripsikan oleh Ayu Utami tidak ada satu pun yang memperlihatkan sosok seorang perempuan yang berbahagia melainkan sosok perempuan yang selalu gelisah di dalam kehidupan bermasyarakat, tepatnya kegelisahan seksual.

Kegelisahan seksual melekat kepada ke empat tokoh perempuan yang bersahabat sejak kecil. Laila adalah seorang fotografer yang jatuh cinta pada Sihar, seorang Insinyur Perminyakan. Awalnya Laila tau bahwa Sihar sudah beristri, tapi keinginan untuk melakukan hubungan seksual terus membayanginya. Bahkan ketika Sihar akan berangkat ke New York, Laila berusaha untuk melakukannya.

Ketika ia sampai di New York, ia merasakan sesuatu yang aneh. Dia beranggapan di kota ini tidak ada yang peduli apa ia masih perawan atau tidak, apakah ia menikah atau tidak. Namun,upaya Laila untuk menemui Sihar ternyata menemui kegaga-

lan karena dia tau bahwa Sihar berangkat ke New York bersama dengan istrinya. Di tengah kesedihan Laila, Shakuntala tiba – tiba bertemu dengannya. Tala waktu itu sedang mempelajari ilmu di New York untuk menjadi penari profesional. Tala bisa menarikan tarian itu dengan sangat bagus bahkan dia bisa menarikan tarian Mango dengan bertelanjang dada. Ketika,melihat Laila sedih, Tala mengajaknya untuk menari tarian Mango. Disaat itulah hasrat Tala untuk melakukan hubungan seksual itulah tumbuh dan Tala pun mengajak Laila tidur bersama.

Tokoh Laila di gambarkan sebagai seorang perempuan yang sama sekali tidak memiliki kecenderungan menjadi seorang lesbian. Namun, saat sedang patah hati karena di kecewakan pacarnya, dia tidak menolak didekati secara seksual oleh Tala. Hubungan seks antara ke dua perempuan itu pun terjadi. Anggapan yang ada adalah anggapan bahwa perempuan cenderung menjadi lesbian karena seorang laki – laki. Disamping itu, sebuah prasangka lain seperti : kekhawatiran bahwa lesbiane dapat “ menular “ sehingga berbahayalah bagi perempuan “ normal “ seperti Laila bergaul dengan orang seperti Tala.

Yasmin yang sudah menikah dengan Lukas Hadi Prasetyo berselingkuh dengan seorang pastor, Romo Wis yang berganti nama menjadi Saman saat berada dalam status buronan. Mereka ber dua melakukan hubungan seksual saat Yasmin dan Saman berada di Pekanbaru, ketika Saman mau dilarikan ke Amerika. Yasmin pun sadar dia merusak rumah tangganya sendiri dengan memperjakai Romo Wis. Sementara Cok, merupakan sosok perempuan yang sejak duduk di bangku SMU sudah menganut aliran free sex. Ia sering berpindah – pindah SMU karena orangtuanya sering menemukan kondom di tas sekolahnya. Hingga Dewasa sampai saat ini ia banyak tidur dengan banyak lelaki. Begitu pula dengan nenek Larung yang menikah dengan seorag Belanda dan kemudian menikah lagi dengan seorang Gerilyawan, yang pada akhirnya harus dibunuh oleh cucunya sendiri ( Larung ) karena nenek yang berusia 120 tahun itu tidak mati – mati padahal nafas dan tubuhnya bau. Nenek itu akhirnya dibunuh Larung setelah Larung mendapatkan 6 cupu sebagai penawar susuk yang di pakai oleh neneknya yang tersebar di dadanya.

Demikian pula pada tokoh utamanya, Larung. Larung yang digambarkan sebagai laki – laki yang bisa menahan diri dari nafsu setan atau nafsu seks, yang pada akhirnya harus mati di tangan aparat yang mengejar aktivis. Dalam Larung, Larung dan Saman sama – sama bertugas menyembunyikan dan melarikan 3 aktivis yang dikejar – kejar aparat keamanan karena tersangkut kasus 27 Juli 1996. Namun, ke duanya gagal melarikan diri ke tiga aktivis itu ke luar negeri. Larung di tembak di atas perahu motor yang membawanya ke Jakarta. Dalam novel Ayu, laki – laki ‘ baik – baik ‘ pun di matikan.

Dalam Novel Larung, pengarang mengemukakan pandangan filosofis, keyakinan tokohnya tentang tuhan, kehidupan, kematian, bahkan cikal bakal manusia yang di persiapkan untuk mendukung tokohnya serta menolak pandangan yang umum yang diyakini sebagian orang tentang hidup, tentang kematian dan tentang tuhan.

Agama dalam pandangan pengarang hanyalah ilusi, termasuk adanya tuhan. Kebahagiaan seorang pemeluk agama didasarkan atas keyakinan ilusi, termasuk adanya tuhan. Kebahagiaan seorang pemeluk agama didasarkan atas keyakinan. Seorang pemeluk agama apa pun pasti merasa bahagia karena ia merasa yakin telah bertindak sesuai dengan norma dan ajaran tuhan yang tercantum dalam kitab suci. Bagi seorang pemeluk agama, kebahagiaannya didasarkan atas keyakinan – keyakinan keberagamaan ( spiritual ) diukur dengan keyakinan antiagama yang matrial. Ayu Utami mengaku Bahwa dirinya tidak menyetujui adanya lembaga perkawinan, dan cenderung memilih untuk melanjutkan kehidupan tanpa peraturan mengenai seks. Dengan kata lain bahwa ia tidak menolak kebebasan seksual. Hal inilah yang menjadi semacam point bagi Ayu Utami untuk berkarya. Karya – karya yang dikarang oleh Ayu Utami tentunya tidak jauh dari persoalan seksual, anti – perkawinan, anti keperawanan dan sejenisnya.

Ayu Utami memiliki kemampuan berbahasa, kemampuan memilih dan mengolah kata ( diksi ) yang sangat bagus. Dan bahasa yang sangat bagus tersebut Ayu Utami mengemas sebuah gagasan yang merontokkan nilai – nilai moral dalam masyarakat indonesia khususnya. Dan memang daya ungkap Ayu Utami memang luar biasa, sehingga para pembacanya dibuat terpukau sekaligus.

Lebih jauh lagi Ayu Utami memperlihatkan bagaimana keyakinan tokoh – tokoh novel Larung tentang kematian. Kematian ditentukan oleh diri sendiri. Ini memperlihatkan perbedaannya dengan pandangan agama. Dalam agama diyakini bahwa hidup dan mati di tentukan oleh tuhan dan hanya tuhan yang mengetahui saat kematian itu.

Pengarang mengatakan, mungkin dengan sedikit mengejek : Lenin adalah Tuhan, sebagai mana kristus adalah tuhan, sebab tuhan adalah kasih dan kristus dan lenin jugalah kasih isodarah duncan, penari Amerika. ( halaman 223 )

Ayu menyatakan dia sengaja memilih cara penulisan dalam mengarang. Bahkan Ayu Utami dengan percaya diri menilai novelnya sebagai novel polifonik ( yang bearti memuja diri sendiri sebagai “ pembaharu “, pembawa gaya tulis yang masih jarang di Indonesia ), juga ceritanya mengenai perkembangan alur novel yang di luar rencana. Apalagi dengan diksi atau pilihan kata yang berbeda bagi masing – masing para pelakunya. Mempunyai kelebihan dalam mengarang itulah dia merasa tidak perlu bersikap kritis terhadap bagian teks yang muncul di luar rencana itu, seakan – akan apa yang mengalir dari tangannya bersumber pada dirinya yang tidak perlu diragukan lagi.

Dari segi intrinsik, tema seksualitas memang sangat menonjol. Demikian pula amanat novel ini yang menggambarkan buram dan gelapnya perkawinan antar – manusia. Tema yang sangat kuat ini sangat berhubungan dengan unsur ektrinsik, terutama nilai – nilai moral dan agama. Dalam novel Ayu Utami ini, orang yang memilih jalan selibat pun diembat oleh tokoh – tokoh yang dideskripsikan oleh Ayu Utami. dalam novel tersebut juga terbaca bahwa jalan yang dilalui para tokoh perempuan itu juga pada akhirnya merugikan orang ( pihak ) lain. Membaca Larung, seperti berada dalam posisi bimbang nabi Adam : apakah buah kuldi itu harus dimakan atau tidak ?

Sesungguhnya novel Larung adalah sebuah upaya artistik untuk mengejek lembaga agama dengan segala perangkat dan ajarannya, dan Ayu Utami pun sengaja memanfaatkan momen ini.










asaL usuL naRkoBa

Narkoba berasal dari bahan tanaman ganja. Bahan ini menyebabkan ketergantungan. Pemakainya akan bergantung pada bahan tersebut. Kalau pemakaiannya di hentikan akan menyebabkan badan terasa lemas, tidak punya kekuatan, pusing - pusing, tidak dapat berfikir, gelisah dan sangat membahayakan jiwa. Tanaman Ganja dapat tumbuh dan terdapat di daerah tropis maupun sub tropis. Tanaman Ganja di beberapa Negara mempunyai nama yang berbeda - beda. Di Indonesia selain disebut Ganja, Masyarakat desa setempat menyebutkan tempat tumbuh Ganja adalah tempat Tembakau Arab atau Kenikir Sabrang. Ganja maupun daunnya mengandung zat - zat narkotika aktif. Ganja dapat mengakibatkan ketergantungan yang bersifat psikis. Pemakaian Ganja yang dikonsumsi secara terus menerus mengakibatkan rasa tidak puas dan peningkatan pemakaian. Pemakainya cenderung menggunakan obat terlarang yang lebih kuat seperti Morfin, Kokain dan sebagainya. Gejala dan ciri - ciri pecandu Ganja antara lain :

  • Pupil mata melebar

  • Merasa kering mulut dan tenggorokan

  • Sering buang air kecil

  • Suka menyendiri

  • Gelisah, tak tenang, suka mengkhayal, malas dan pembohong

  • Keberaniannya tak terkonrol atau nekad

  • Badannya kurus kering, pakaian tidak teratur dan tak suka mandi

Tanaman Ganja Berasal dari Asia Selatan yang untuk pertama kalinya di tanam di Indonesia oleh Mr. Bouman di Sumatera Utara. Pada perkembangan selanjutnya, Ganja banyak di tanam dan di perdagangkan secara gelap. Kemudian tanaman itu juga menyebar ke berbagai daerah. Selain itu Ganja semakin banyak di salah gunakan. Perdagangan gelap Ganja semakin banyak dilakukan. Petugas kepolisian semakin sibuk menangani penyalahgunaan Ganja. Selain Ganja jenis narkotika yang lainnya adalah Kokain. Kokain berasal dari tanaman Koka. Kokain sebetulnya dapat di gunakan dalam bidang pengobatan.. Tetapi pada kenyataannya akhir - akhir ini Kokain banyak di salah gunakan. Jika seseorang mengkonsumsi Kokain secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya halusinasi. Penderita merasakan seolah - olah ada sesuatu yang merayap di lapisan bawah kulitnya. Pemakaian Kokain juga menyebabkan kecanduan dan ketergantungan. Kalau orang sudah ketagihan, tak ubahnya seperti orang sekarat, karena harganya sangat mahal maka orang lalu menghalalkan segala cara untuk

mendapatkannya. Penggunaan daun koka yang berlebihan mengakibatkan pemakainya kekurangan gizi sehingga tidak berumur panjang. Selain itu juga dapat merusak paru - paru dan melemahkan saraf serta otot. Narkoba adalah zat atau obat - obatan yang tergolong narkotika yang bersifat adiktif dan mempengaruhi saraf otak. Yang digolongkan narkotika adalah Opied ( Opium, Morfin, Heroin, Codein, Pethidin, ganja dan kokain ). Sedangkan Morfin merupakan persenyawaan kimia yang berasal dari tanaman Phenatreen. Morfin lazimnya di jual dalam perdagangan gelap. Dari bahan baku morfin melalui proses kimia dapat di peroleh zat - zat yang bersifat narkotis seperti Heroin misalnya. Morfin merupakan zat sangat peka dan membahayakan jiwa bila di salah gunakan. Sedangkan saat ini obat penangkalnya belum jua di temukan, karena Morfin cepat sekali larut dalam lambung dan beredar cepat melalui darah ke seluruh tubuh. Penggunaan Morfin akan menimbulkan ketergantungan secara fisik maupun psikis apabila pemakaiannya di hentikan akan menimbulkan gejala - gejala yang membahayakan bagi si pecandu. Misalnya seluruh badan terasa sakit atau nyeri, mengigil, panic atau gugup, muntah - muntah, mencret, kejang - kejang serta dapat menyebabkan kematian.

Jumat, 16 Mei 2008

Keindahan pantai delegan gresik

Kabupaten Gresik dikenal dengan sebutan kota santri yang berlatar belakang kebudayaan Islam, dan adapula yang menyebut kabupaten Gresik disebut dengan kota Industri karena keunggulan dari semen Gresiknya.
Selain dikenal dengan kota Santri dan kota Industri, kabupaten Gresik juga dapat dijadikan alternative untuk sekedar berjalan – jalan meninggalkan rutinitas sementara yang melelahkan, yah, berkunjung saja di Pantai Delegan yang berjarak 43 km sebelah Utara dari kabupaten Gresik. Pantai Delegan ini terletak di wilayah Desa Delegan, Kecamatan Panceng.
Pantai Delegan memiliki pasir yang sangat putih yang memiliki sejuta pesona di sepanjang pesisir wilayahnya. Selain berpanorama indah, Pantai Delegan juga masih relative bersih. Kedalaman pantai Delegan pun juga tidak terlalu dalam dan tidak terlalu dangkal. Disamping itu, pantai Delegan juga menyediakan aneka macam ikan dan beberapa kerang hijau yang dapat dibeli oleh wisatawan seharga Rp. 140000 / kg.
Untuk masuk ke kawasan pantai Delegan ini, tidak terlalu mahal tiket masuknya. Untuk kendaraan bermotor Rp. 1000 dan untuk kendaraan mobil Rp. 3000. Di sepanjang pantai Delegan ini banyak dijumpai warung makan, persewaan perahu, persewaan ban, kamar mandi dan tempat pelelangan ikan. Disamping itu, bentangan layar perahu nelayan yang bewarna – warni hilir mudik ikut mewarnai keindahan pantai Delegan ini.
Untuk menghindari kejenuhan, pantai Delegan juga menyediakan arena kegiatan memancing yang khusus ditujukan untuk para wiatawan yang menyukai hobi memancing. Tetapi sayangnya, keindahan pantai Delegan ini kurang terkenal oleh warga Gresik sendiri. Jika ditanya kenapa, penyebabnya belum diketahui secara pasti. Padahal secara umum pantai ini masih perawan yang belum tersentuh tangan – tangan pengusaha pariwisata. Keindahan pantai Delegan ini justru banyak diketahui oleh masyarakat luar daerah Gresik.
Untuk menanggulangi hal itu, diperlukan usaha untuk memperkenalkan pantai Delegan khususnya kepada masyarakat Gresik sendiri, supaya masyarakat Gresik mengetahui, bahwa di daerah mereka, mempunyai tempat wisata yang memiliki pesona pantai yang sangat indah. Dengan cara itulah, diharapkan omzet pengunjung dapat lebih ditingkatkan dan dioptimalkan.

SinEtRon BaIk aTau buRuKkaH????

Maraknya perkembangan sinetron di dunia pertelevisian Indonesia tidak disertai dengan adanya peningkatan kualitas mutu. Memang, sekarang ini lagi trend jenis model sinetron Stripping ( jenis sinetron yang jadwal tayangnya setiap hari) yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia dan ditambah jam tayang yang semakin luas pula, yaitu dari pukul 18.00 sampai 23.00 malam. tentu hal ini sangat berbeda sebelum munculnya jenis sinetron Stripping. Sinetron dulu hanya dibatasi dari jam 19.00 sampai jam 21.00 malam.
Beberapa penelitian menyebutkan, mutu atau kualitas pertelevisian sinetron Indonesia hanya berkisar 0,07 %. Hal ini kontras dengan Negara Malaysia yang mutu atau kualitasnya jauh lebih tinggi daripada Indonesia. Bagaimana tidak, Negara Malaysia setiap pagi hari selalu menyajikan berbagai ragam kebudayaan Malaysia seperti tari – tari tradisional, lagu – lagu nasionalisme dan lain sebagainya. Hal ini berbeda dengan Negara kita. Terkadang sekitar jam 06.30 pagi sampai jam 09.00 pagi sudah ada yang menayangkan sinetron, padahal jam – jam seperti itu adalah jam – jam orang bekerja, anak – anak sekolah dan lain – lain.
Beragamnya acara sinetron yang sering wira – wiri di layer kaca, tidak diimbangi pula dengan sisi positif yang dapat kita ambil atau kita petik dari cerita yang disuguhkan sinetron. Sinetron sekarang kurang mengekspos apa arti dari sebuah perjuangan, kerja keras, nilai – nilai moral seperti norma kesopanan, etika untuk mencapai suatu kesuksesan atau keberhasilan.
Sinetron sekarang lebih cenderung berisi tentang cerita percintaan anak dengan om – om, percintaan antara si kaya dan si miskin, ada juga cerita tentang perebutan harta yang sebenarnya adalah cerita lama yang terus diperbarui seiring perkembangan jaman. Sinetron sekarang lebih memperhatikan Rating ( sampai sejauh mana sinetron yang mereka buat sanggup bertengger ? ) tanpa memerdulikan apa hikmah yang dapat penonton ambil dari cerita yang mereka suguhkan.
Pada dasarnya tidak semua jenis sinetron bermutu jelek, seperti contoh sinetron Bajaj Bajuri yang mengisahkan seorang tukang Bajaj yang harus menghidupi istri dan mertuanya di tengah kesulitan ekonomi. Sinetron Intan yang menceritakan perjuangan seorang wanita Single Parents yang harus bertahan hidup ketika dia harus ditinggal mati oleh suaminya. Sinetron Cinta Fitri yang syarat dengan pesan – pesan moral, etika, pendidikan dan banyak sinetron yang lainnya.
Sebenarnya kualitas atau mutu pertelivisian khususnya sinetron bias dapat lebih ditingkatkan, apabila si pembuat sinetron lebih mengedepankan unsur – unsure pendidikan. Zaman boleh saja maju, tapi apa nilai – nilai yang diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun harus tergusur seiring perkembangan jaman yang maju pula???

TransLator

Kamus Indonesia-Korea

Korean Keyboard